Ada seorang guru di Kupang Timur, NTT yang bernama Adi Meliyati Tameno ia dipecat lalu dilaporkan oleh kepala sekolah ke polisi setelah ia mengiris SMS kepada bendahara sekolah.
Parah! Guru Honore Ini Di Pecat Tanpa Melakukan Rapat Atau Pun Surat Tertulis Karena Dia Bertanya Tentang Gajinya Yang Tak Kunjung Dibayar Selama 3 Tahun
Yati sendiri sudah selama tujuh tahun menjkadi seorang guru di sebuah sekolah, sebelumnya ia belum pernah bermasalah dengan gaji. Namun sejak pergantian kepala sekolah baru, tiba-tiba saja gajinya menjadi seret.
Kontes SEO MTWPoker - Total Hadiah 88 Juta Rupiah!
Agen Judi Online - Akhirnya Yati pun memberanikan diri untuk menanyakan ke bagian bendahara sekolah soal gajinya sebagai guru honorer yang hanya sebesar 250 ribu rupiah per bulannya yang telah lama tak kunjung dibayar selama 3 tahun terakhir. Namun ternyata pada keesokan harinya kepala sekolah sangat marah dan kemudian langsung memecatnya tanpa melakukan rapat ataupun surat tertulis.
Agen Poker Online - Pemecatan pun langsung dilakukan begitu saja tanpa adanya surat keputusan apapun padahal Yati telah menjadi guru honorer yang dikontrak dan diperbaharui di setiap tahunnya oleh dinas terkait. Tidak ada yang bisa di lakukan, Yati pun hanya mampu menangis saat mengingat semua anak didiknya.
| Parah! Guru Honore Ini Di Pecat Tanpa Melakukan Rapat Atau Pun Surat Tertulis Karena Dia Bertanya Tentang Gajinya Yang Tak Kunjung Dibayar Selama 3 Tahun |
Forum Judi Online - Dia berkata dengan tangis bahwa ia telah mengajar disana sejak tahun 2009 yang lalu, kini ada temannya yang mengajaknya untuk kembali mengajar, namun sayangnya dia sudah terlanjur takut akan kepala sekolah. Dia juga mengatakan sebenarnya keinginannya untuk mengajar sangat besar sekali.










0 komentar:
Posting Komentar